Ahad, 26 Oktober 2014
Home » KADIN, Terkini » Rupiah Melemah, Kadin Minta Pengusaha Genjot Ekspor

Rupiah Melemah, Kadin Minta Pengusaha Genjot Ekspor

Foto: Ketum Kadin Suryo Bambang Sulistio (okezone)

SPC, Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengakui pelemahan rupiah dua hari terakhir sempat membuat panik pengusaha. Namun, selepas koordinasi dengan pemerintah, dia menyerukan agar ekspor ditingkatkan supaya mengimbangi permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang sedang menguat. 

Secara jangka pendek, Suryo melihat aktivitas impor akan terkena dampak dari pelemahan rupiah. Importir bisa mengurangi pesanan, sehingga pasokan barang di pasar berkurang.

“Kalau rupiah melemah, berdampak ke stabilitas impor. (Yang kena dampak) komoditas yang kita impor, seperti kedelai, jagung, gula dan sebagainya, ini perlu dijaga, jangan sampai pasokan menurun kalau rupiah melemah,” ujarnya, seperti dikutip,  Rabu (12/6/2013).

Salah satu cara jangka pendek untuk menahan imbas penurunan nilai tukar di sektor riil adalah memperbanyak volume ekspor. Jika itu dilakukan maka kebutuhan likuiditas dalam negeri dapat dipenuhi.

“Yang penting devisa hasil ekspor itu dibawa kembali ke Indonesia, itu akan bantu likuiditas yang dibutuhkan di dalam negeri,” ungkap Suryo.

Wakil Ketua Umum Bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan Kadin Franky Widjaja membenarkan bahwa peningkatan ekspor bisa membantu menguatkan kembali rupiah.

Saat ini, sebagian pengusaha, khususnya eksportir memang sedang senang lantaran dibayar dengan dolar. Namun, Franky menilai kondisi usaha akan lebih ideal jika rupiah masih di bawah Rp 10.000 per USD.

“Memang kalau ekspor kita mendapatkan rupiah lebih banyak sedikit, tapi (rupiah) stabil itu akan lebih bagus untuk semua komoditas. Kebutuhan dolar lebih banyak dalam waktu singkat tapi karena ekspornya lumayan banyak, harusnya bisa mengimbangi kebutuhan dolar itu,” paparnya.

Kemenko Perekonomian sudah berkoordinasi dengan Kadin agar usulan memasukkan devisa hasil ekspor ke dalam negeri. “Semua eksportir diharapkan mau membawa dolarnya kembali, itu yang sudah dibahas dengan Menko Perekonomian tadi,” ujar Franky. (SPc/25/Merdeka)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 205 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile