Kamis, 30 Oktober 2014
Home » Peluang Usaha, Terkini » Nikmatnya Tersengat Laba Martabak Sarang Tawon

Nikmatnya Tersengat Laba Martabak Sarang Tawon

SPC, Jakarta - Camilan martabak memang punya banyak penggemar. Maklum selain lezat, punya banyak varian, harganya pun terjangkau. Supaya konsumen tidak bosan, Valentino Ivan, pebisnis kuliner asal Jakarta, menciptakan kreasi usaha terbaru, yaitu Martabak Sarang Tawon.

Usaha Martabak Sarang Tawon dirintis sejak 2009. Pria yang akrab disapa Ivan ini menawarkan martabak manis dengan berbagai pilihan rasa topping, seperti coklat, keju, martabak brownies yang berwarna hitam. Kalau konsumen lebih suka rasa asin, bisa memilih topping martabak berupa tuna, burger, dan corn pizza.

Selain pilihan rasa yang unik, keistimewaan Martabak Sarang Tawon adalah bentuknya mini. “Sehingga praktis untuk langsung dinikmati dan dibawa-bawa,” tutur Ivan. Ia membanderol harga satu porsi martabak sekitar Rp 4.000.

Dalam waktu singkat, kreasi martabak manis buatan Ivan punya cukup banyak penggemar. Hingga akhirnya sejak tahun lalu, ia membuka peluang bagi mitra yang ingin bergabung.

Tertarik menjajal usaha martabak ini? Anda wajib merogoh kocek sebesar Rp 20 juta. Dengan menyetor investasi tersebut, mitra berhak mendapatkan booth, pelatihan karyawan, paket perlengkapan, mannual book, asistensi survei lokasi, bahan baku awal, armada pengiriman, bahan baku, dan masa kerjasama selama tiga tahun.

Selain itu, calon mitra harus menyediakan lokasi, pegawai, dan cool box. “Lokasi strategis biasanya kampus , karena target kami adalah mahasiswa,” papar Ivan.

Ia memperkirakan, mitra bisa meraup omzet harian sekitar Rp 300.000, atau rata-rata Rp 9 juta per bulan. Dengan target keuntungan bersih sekitar 38%, mitra bisa mengantongi laba bersih Rp 1,75 juta tiap bulan. Alhasil, mitra diharapkan sudah bisa balik modal dalam 11 bulan.

Mitra Martabak Sarang Tawon wajib melakukan pengawasan bisnis secara menyeluruh, termasuk disiplin karyawan, operasional, hingga peralatan. Pasalnya, pihak pusat akan melakukan audit dan pengecekan secara berkala, termasuk standarisasi harga produk. (SPC/25/Tribunew)

Berita Terkait

  • Belum ada berita terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 207 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile