Rabu, 20 Agustus 2014
Home » Pilihan, Terkini » Ahok: Perusahaan yang Bayar Pekerja di Bawah KHL, Tak Cocok Buka Usaha di Jakarta

Ahok: Perusahaan yang Bayar Pekerja di Bawah KHL, Tak Cocok Buka Usaha di Jakarta

Foto: Ahok (jaringnews)

SPC, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengupayakan pekerja yang kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja lantaran perusahaan tempat bekerjanya relokasi ke luar Jakarta, mendapat pekerjaan baru. 

“Kita usahakan yang bersangkutan bisa bekerja di tempat lain. Atau bisa juga tetap ikut ke perusahaan meski harus pindah ke daerah lain mengikuti relokasi perusahaan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seperti dikutip, Minggu (31/3).

Ahok mengakui relokasi perusahaan padat karya itu membebani Ibu Kota. Namun risiko itu harus dihadapi karena pemprov juga tidak ingin perusahaan menggaji orang di bawah Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

“Perusahaan yang membayar pekerja di bawah KHL, tidak cocok membuka usaha di Jakarta yang biaya hidupnya rata-rata Rp2 juta per bulan”.

Sebelumnya Kadin DKI Jakarta merilis kurang lebih 14 perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung bakal hengkang dan tutup. Hampir 20.000 karyawan bakal diberhentikan sampai akhir 2013. Pengurangan pekerja besar-besaran ini akibat kenaikan UMP menjadi Rp2,2 juta. (SPC/25/Bisnis)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 199 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile