Sabtu, 20 September 2014
Home » Pilihan, Terkini, Top 10 » Ini Dia 10 Orang Terkaya di Asia Pasifik 2013 Versi Forbes

Ini Dia 10 Orang Terkaya di Asia Pasifik 2013 Versi Forbes

Foto: Li Ka-Shing (detik)

SPC, Jakarta - Majalah Forbes merilis orang terkaya di bumi awal tahun ini. Dalam Forbes Billionaires list 2013, terdapat 1.426 nama dengan total kekayaan mereka mencapai US$ 5,4 triliun atau Rp 51.300 triliun, meningkat dibandingkan di 2012 sebesar US$ 4,6 triliun.

Forbes juga merilis daftar orang terkaya di Asia Pasifik. Dari 10 orang terkaya di Asia Pasifik tersebut, tidak ada yang berasal dari Indonesia. Miliuner asal Indonesia paling tinggi menduduki peringkat 24 yaitu Michael dan Budi Hartono yang merupakan pemilik Grup Djarum.

Dikutip dari Forbes, Senin (11/3/2013), berikut daftar orang-orang terkaya di Asia Pasifik:

1. Li Ka-Shing

Li asal Hong Kong merupakan satu-satunya orang terkaya asal Asia yang masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia. Menurut Forbes, nilai kekayaan Li mencapai US$ 31 miliar atau Rp 294,5 triliun per Maret 2013 ini. Tahun lalu kekayaan Li bertambah US$ 5,5 miliar, yang didapatkan dari beberapa perusahaan besar miliknya seperti Cheung Kong, Hutchison Whampoa, dan Husky Energy. Dia juga mendapatkan dividen sebesar US$ 860 juta dari perusahaannya di 2012 lalu. pria berumur 84 tahun ini masih terus mengembangkan bisnisnya.

Saat ini Li mempekerjakan 260 ribu karyawan di 52 negara, dia juga mengontrol perusahaan-perusahaan yang membeli gas dari Inggris, dengan mengusasai Wales & West Ultilities di Oktober lalu senilai US$ 1 miliar.

Musim panas tahun lalu, Li mengumumkan akan memberikan posisinya kepada anak tertuanya yaitu Victor untuk mengontrol semua perusahaan dan aset miliknya.

2. Mukesh Ambani

Mukesh merupakan orang terkaya no.22 di dunia, dan nomor dua di Asia pasifik. Nilai kekayaan pria asal India ini mencapai US$ 21,5 miliar atau Rp 204,2 triliun per Maret 2013 lalu. Di India, Mukesh merupakan orang terkaya melalui perusahaannya yaitu Reliance Industries. Reliance merupakan partner dari British Petroleum (BP), untuk menggarap lapangan gas terbesar di India yang nilai investasinya US$ 5 miliar. Namun ternyata produksi gas dari lapangan tersebut turun dari perkiraan dan membawa Reliance dipermasalahkan di India.

Selain itu, Mukesh juga tengah mempersiapkan jaringan 4G di India melalui perusahaannya Reliance Infratel.

3. Lee Shau Kee

Kekayaan pria asal Hong Kong ini mencapai US$ 20,3 miliar atau sekitar Rp 192,8 triliun. Lee yang juga orang terkaya nomor 24 di dunia, merupakan Chairman Henderson land, sebuah perusahaan properti di Hong Kong. Saham perusahaannya naik US$ 2 miliar karena meningkatnya harga properti di Hong Kong. Dia berharap harga properti terus meningkat tahun ini, meskipun pemerintah Hong Kong telah membuat kebijakan untuk menahan kenaikan harga properti melalui aturan pajak dan pembatasan pembelian properti oleh orang asing.

Lee juga pernah melobi pemerintah Hong Kong untuk mengalihkan lahan perumahan untuk menjadi lahan pertanian, sehingga perusahaannya bisa membangun rumah murah untuk kaum petani.

4. Thomas & Raymond Kwok

Dua bersaudara asal Hong Kong ini masuk ke posisi orang terkaya nomor 26 di dunia dengan kekayaan US$ 20 miliar atau Rp 190 triliun. Keduanya meruapakan pengusaha besar sektor properti melalui perusahaannya Sun Hung Kai Properties, yang juga merupakan pemain dominan sektor properti di Hong Kong. Mereka pernah terlibat kasus korupsi dan disidang tahun ini. Kedua bersaudara ini dituduh menyuap US$ 4 juta kepada seorang pejabat di Hong Kong.

5. Georgina Rinehart

Rinehart asal Australia merupakan wanita terkaya di Asia pasifik dengan kekayaan US$ 17 miliar atau sekitar Rp 161,5 miliar. Dia merupakan pengusaha tambang di Australia. Kekayaan Rinehart jatuh US$ 1 miliar karena turunnya harga biji besi tahun lalu. Dia mewarisi perusahaan tambang dari ayahnya lang Jancock. Reinhart yang suami keduanya telah meninggal 1990, pernah dituntut oleh ketiga anaknya karena ribut soal kekayaan. Saat ini, Reinhart memiliki dua kondominium di Pulau Sentosa Singapura senilai US$ 45 juta.

6. Lakshmi Mittal

Lakshmi adalah pria asal India dengan nilai kekayaan US$ 16,5 miliar atau sekitar Rp 156,7 triliun, dia menduduki nomor 41 orang terkaya di dunia. Tahun lalu, nilai kekayaan Lakshmi turun US$ 4 miliar karena turunnya permintaan baja dari Eropa akibat krisis. Lakshmi memiliki perusahaan baja besar dunia yaitu ArcelorMittal. Tahun lalu, perusahaannya rugi US$ 3,7 miliar, namun perusahaan baja ini berhasil meningkatkan modal US$ 4 miliar dari penawaran saham dan penerbitan surat utang pada Januari.

Pria ini tahun lalu menjual perusahaan bajanya di Amerika senilai US$ 605 juta, dan juga menjual 15% saham perusahaan tambangnya di Kanada kepada perusahaan asal Korea yaitu Posco dan China Steel Corporation senilai US$ 1,1 miliar.

7. Cheng Yu-Tung

Nilai kekayaan pria asal Hong Kong ini menurut Forbes adalah US$ 16 miliar atau sekitar Rp 152 triliun per Maret 2013. Cheng merupakan pengusaha properti Hong Kong melalui perusahaan New World Development. Namun dia telah pensiun dan mewarisi usahanya kepada anaknya Henry. Cucunya bernama Adrian saat ini diberikan kekuasaan menjalankan usaha ritel, termasuk jaringan toko Giordano di Hong Kong. Cucunya yang lain yaitu Sonia, diberikan kekuasaan menjalankan bisnis hotelnya.

8. Dhanin Chearavanont

Dhanin merupakan pria asal Thailand dengan kekayaan US$ 14,3 miliar atau sekitar Rp 135,8 triliun. Bisnisnya adalah Charoen Pokphand Group yang merupakan perusahaan agrikultur terbesar di dunia. Dia sempat membuat gempar dengan membeli 15% saham perusahaan asuransi China yaitu Ping An dengan nilai US$ 9,4 miliard dari HSBC.

Hampir setengah dari aset perusahaan Dhanin telah tercatat di pasar modal, dia juga memiliki saham di 7-Eleven. Dhanin memulai usaha Charoen dari bapaknya yang membangun bisnis sejak 1921 setelah berimigrasi dari Guangdong, China. Dhanin pernah menjadi Forbes Asia magazine’s Businessman of the Year di 2011.

9. Tadashi Yanai

Pria asal Jepang ini memiliki kekayaan US$ 13,3 miliar atau sekitar Rp 126,3 triliun per Maret 2013. Tadashi meruapakan pendiri dan bos dari perusaahan ritel bernama Fast Retailing, yang memiliki toko baju Uniqlo dan mulai berekspansi di luar Jepang. Kesuksesan Tadashi memperluas usahanya, membuat saham perusahaannya naik 50% tahun lalu. Dia mengumumkan akan pensiun dua tahun lagi dan memberikan usahanya kepada anak-anaknya. Fast Retailing pernah menjadikan petenis Novak Djokovic sebagai brand ambassador.

10. Henry Sy

Henry merupakan pengusaha asal Filipina yang memiiki kekayaan US$ 13,2 miliar atau sekitar Rp 125,4 triliun, yang menjadikannya orang terkaya di Filipina. Kekayaan Henry turun hampir US% 5 miliar karena saham induk perusahaan miliknya yaitu SM Investment turun 50% tahun lalu setelah melebur unit-unit usaha propertinya.

Saat ini, Henry dan anaknya bernama Hans mempunyai perusahaan pengembang mal terbesar di Filipina, yang juga mempunyai sebuah mal di China. Henry juga mempunyai bank terbesar di Filipina bernama Unibank yang dikelola oleh anak perempuannya Teresita. Henry merupakan imigran asal CHina yang bekerja di toko kecil milik bapaknya di Manila, dan dia terus mengembangkan usahanya menjadi besar seperti sekarang.

(SPC-20/detik)

Berita Terkait

  • Belum ada berita terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 203 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile