Kamis, 31 Juli 2014
Home » Asosiasi Bisnis, Pilihan, Terkini » Pengusaha: Harga Buah Apel & Anggur Impor Naik 200%

Pengusaha: Harga Buah Apel & Anggur Impor Naik 200%

Buah impor (Foto: IST)

SPC, Jakarta – Kebijakan pemerintah membatasi kuota beberapa jenis buah impor dan melarang enam jenis buah impor masuk ke Indonesia, mendorong kenaikan harga buah impor hingga 50 persen- 200 persen. Kebijakan ini berlaku sementara mulai Januari-Juni 2013 dengan skema pembatasan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

“Kenaikan tergantung jenis buahnya, ini karena barangnya sedikit,” kata Wakil Ketua Gabungan Importir Hasil Bumi Indonesia (Gisimindo) Bob B. Budiman, seperti dikutip, Senin (28/1/2013).

Bob mengatakan, buah seperti apel dan anggur mengalami kenaikan hingga 200 persen. Walaupun kenyataanya buah anggur dan apel tak masuk dalam pelarangan, namun hanya dibatasi kuotanya.

Bob mencontohkan Jeruk mandarin atau jenis jeruk lainnya, sebelum aturan ini berlaku harganya masih Rp 6.000-Rp 8.000 per Kg. “Awalnya masih Rp 6.000-Rp 8.000 per Kg saat ini sudah di atas Rp 25.000 Kg, ya yang rugi siapa? Ya konsumen,” ujar Bob.

Ia juga mencontohkan, konsumen yang saat ini punya dua anak yang kebutuhan konsumsi jeruknya per hari 1 Kg akan sangat terbebani. (SPC-20/tribun)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 199 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile