Ahad, 26 Oktober 2014
Home » Asosiasi Bisnis, Pilihan, Terkini » Pengusaha Kuatirkan UMP DKI Bakal Naik 55% Pada 2014

Pengusaha Kuatirkan UMP DKI Bakal Naik 55% Pada 2014

Ilustrasi (Foto: IST)

SPC, Jakarta – Para pengusaha merasa ‘trauma’ dengan kenaikan upah minimum provinsi (UMP)  DKI tahun 2013 sebesar 44%, dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 juta.

Akibatnya, pengusaha kuatir kenaikan ini akan berlanjut pada tahun berikutnya bahkan diperkirakan hingga 55%.

“Yang terjadi kemarin buruh dari Depok dan Bekasi dipaksa untuk turun demo. Ini membuktikan ada politisasi dan paksaan. Yang ditakutkan adalah kalau mereka bangga dengan keniakan 44% kemungkinan tahun depan bisa naik lagi sampai 50-55%. Terus pengusaha kita mau ke mana,” kata Direktur Operasional dan Pengembangan PT JIEP (Jakarta Industrial Estate Pulogadung) Dicky Digdoyo dalam acara diskusi Dampak Kenaikan UMP bagi Pengusaha DKI, di Kampung Daun, dikutip (19/12/2012).

Dia menjelaskan, saat ini ada indikasi kuat politisasi buruh dengan menekan atau memaksa para buruh turun ke jalan. Menurut dia, buruh di Pulogadung umumnya tidak ada yang turun sendiri untuk berdemo melainkan dijemput.

“Saya melihat fungsi pemerintah sebagai katalisator tidak berjalan dengan baik dan tidak siap menciptakan lapangan kerja. Sebagai pengusaha saya menolak tapi secara direksi BUMD saya menerima,” katanya. (SPC-15/dtc)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 205 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile