Jumat, 31 Oktober 2014
Home » Pilihan, Terkini, Tips n Trik » 8 Ciri-ciri Bakat Seorang Entrepreneur

8 Ciri-ciri Bakat Seorang Entrepreneur

SPC, Jakarta-Siapa saja bisa menjadi pengusaha atau entrepreneur, Anda cukup mengenali apakah bakat menjadi entrepreneur tersebut sudah tertanam pada diri Anda atau belum.

Berikut adalah tanda-tanda tak lazim yang menunjukkan sebenarnya Anda memiliki bakat jadi pengusaha menurut Grant Cardone, penulis buku The 10X Rule: The Only Difference Between Success and Failure, seperti dikutip dari situs Entrepreneur.com.

1. Benci status quo

Bagi Anda tidak masuk akal jika seseorang harus mengikuti sesuatu hanya karena hal itu dianggap sudah semestinya. Anda bukan tipe pengikut yang hanya akan menuruti arus dan tidak bisa duduk diam menerima segala sesuatu apa adanya.

2. Mudah bosan

Anda menemukan diri Anda mudah bosan dan orang lain melihatnya sebagai masalah. Padahal tidak ada yang salah akan hal itu, karena Anda biasanya bosan dengan aktivitas yang tidak sesuai dengan kemampuan Anda atau tidak cukup menantang.

3. Dipecat dari kerjaan

Kadang Anda merasa terlalu kreatif dan ketika harus bekerja untuk orang lain, Anda justru merasa kesulitan. Anda mungkin sering keluar atau dipecat dari pekerjaan, karena Anda lebih ingin menciptakan sesuatu yang dapat menginspirasi orang lain.

4. Dianggap pemberontak

Aturan, hukum, dan regulasi sepertinya tidak berlaku bagi Anda yang mendapat label sebagai pemberontak. Hal itu karena Anda merasa bisa melakukan sesuatu yang hebat di luar aturan tersebut.

5. Siap berkembang

Anda selalu merasa bisa melakukan segala macam hal dengan lebih baik dan tidak segan untuk belajar demi mengembangkan diri.

6. Pernah di-bully

Kadang pengalaman pernah di-bully di masa lalu justru membuat Anda terdorong untuk berhasil melakukan sesuatu dan menunjukkan pada dunia bahwa Anda bukan seorang pecundang.

7. Obsesif atau perfeksionis

Orang lain mungkin melihat Anda terobsesi dalam melakukan sesuatu, tapi ini sebenarnya merupakan sikap Anda yang tidak pantang menyerah. Ketika orang lain menyuruh Anda untuk menyerah, Anda malah makin giat melakukannya untuk menunjukkan bahwa orang lain salah. Hal itu sama seperti yang dilakukan Howard Schultz saat mendirikan Starbucks, padahal keluarganya malah meminta dia untuk tidak melakukannya.

8. Susah beristirahat

Anda sepertinya kesulitan beristirahat di malam hari, karena begitu banyak ide-ide yang berkecamuk di kepala. Jangan melihat hal ini sebagai masalah, tapi justru sebagai motivasi karena ide dalam kepala Anda sebenarnya sedang ‘berteriak’ ingin diwujudkan. (SPC-10/Kbr24)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 207 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile