Selasa, 21 Oktober 2014
Home » Opini, Pilihan, Terkini » Perburuhan, Salah Satu dari Empat Ancaman Ekonomi Pada 2013

Perburuhan, Salah Satu dari Empat Ancaman Ekonomi Pada 2013

Dr Latif Adam (Foto: IST)

SPC, Jakarta – Pengamat ekonomi dari LIPI, Latif Adam, mengatakan setidaknya ada empat ancaman yang menghadang pertumbuhan ekonomi nasional tahun depan yaitu politik, inflasi, krisis global, dan hubungan industrial.

“Tahun depan adalah tahun politik, yang akan mengurangi gerak menteri ekonomi yang berasal dari partai politik,” katanya pada forum diskusi kelompok (FGD) tentang prediksi isu ekonomi yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, dikutip Kamis (22/11/2012).

Ia mengkhawatirkan para menteri ekonomi yang berasal dari partai politik mulai tidak fokus dalam bekerja membangun perekonomian nasional, karena ada kepentingan politik di dalamnya.

“Kalau sampai kacau balau seperti itu, kita sulit mencapai pertumbuhan 6,5% tahun depan,” ujarnya.

Latif juga mengkhawatirkan penurunan pertumbuhan ekonomi China yang berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data IMF, kata dia, bila pertumbuhan ekonomi China turun satu persen, akan berpengaruh pada penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,5%.

Padahal dalam beberapa tahun terakhir China terus menurunkan pertumbuhan ekonominya, sehingga tahun ini diprediksi hanya 7-8%.

“Kondisi itu terjadi karena interaksi perdagangan Indonesia yang semakin besar dengan China, serta investasi China yang semakin banyak di Indonesia,” kata Latif.

Ia juga menyoroti hubungan industrial yang memburuk, dengan banyaknya aksi demonstrasi buruh. Menurut Latif, pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan hubungan buruh-pengusaha, terkait masalah upah, tenaga alih daya.

“Harus ada terobosan, bila tidak akan menjadi kerikil pertumbuhan ekonomi tahun depan,” ujarnya. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 6,5 sampai 6,8%tahun 2013.

Ancaman lainnya, menurut Latif adalah kenaikan inflasi akibat depresiasi, gejolak pangan, kebijakan subsidi, dan kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). Ia memperkirakan Inflasi tahun 2013 berkisar pada angka 5,5 – 6,5 persen.

Sementara itu, pengamat ekonomi lainnya, Aviliani mengatakan pada 2013 paling aman bagi pemerintah melakukan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tidak terjadi lonjakan inflasi bila harga BBM bersubsidi dinaikkan.

“Bila pembatasan BBM diberlakukan, inflasi hanya akan naik satu persen,” ujarnya. Selain itu, resiko politik dari pembatasan BBM bersubsidi lebih kecil, dibandingkan pemerintah memilih kenaikan harga BBM.

Diakuinya hal itu akan mendorong kenaikan defisit APBN pada 2013, karena kuota BBM bertambah sementara harga tetap. Untuk itu ia mengusulkan agar pemerintah mendorong pajak pendapatan, namun menghapus pajak untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar tetap terjadi peningkatan pendapatan masyarakat.

Sedangkan pengamat ekonomi dari Atma Jaya A Prasetyantoko mengatakan pada 2013 relatif ekonomi Indonesia aman, karena likuiditas dari luar terutama Uni Eropa yang sedang menghadapi krisis dan Amerika Serikat yang ekonominya melambat, akan tetap masuk ke Indonesia.

“Likuiditas tersebut harus dikelola, karena bila tidak ada resikonya,” ujar dia.

Menurut dia, di tengah krisis Eropa dan perlambatan ekonomi Amerika Serikat, Indonesia bisa mengambil kesempatan untuk melakukan peningkatan daya saing dan memantapkan struktur pengembangan industri agar bisa bersaing lebih kuat ketika ekonomi Eropa dan AS pulih. (SPC-15/Ant)

Berita Terkait

1 Comment for “Perburuhan, Salah Satu dari Empat Ancaman Ekonomi Pada 2013”

  1. saya bekerja di PT hikmah albros yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, ber alamat di gedung inti fauzi jl buncit raya no 22 jakarta selatan.
    saya bekerja sudah hampir sepuluh tahun tapi sampe saat ini saya belum mendapatkan gaji yang layak seperti yang di tetapkan pemerintah sebesar 2,2 (dua juta dua ratus ribu rupiah)
    mohon untuk bantuanya untuk merealisasikan keputusan pemerintah tersebut ke kantor kami.
    terima kasih atas bantuannya

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 205 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile