Jumat, 31 Oktober 2014
Home » Pilihan, Suara Buruh, Terkini » Ini Empat Isu Demo 50.000 Buruh Hari Ini di Jakarta

Ini Empat Isu Demo 50.000 Buruh Hari Ini di Jakarta

Foto: demo buruh tolak outsourcing (sn)

SPC, Jakarta- Sebanyak 50.000 buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia(MPBI) akan turun ke jalan hari ini di Istana dan DPR-RI, Jakarta. Para buruh membawa beberapa isu  terkait kepentingan mereka.

Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia(KSPI)  Muhammad Rusdi mengatakan  isu pertama yang akan dibawa dalam unjuk rasa adalah penetapan UMP dan UMK 2013 harus di atas Rp 2 juta atau setara 150% KHL.

“Buruh juga menolak upaya Apindo(Asosiasi Pengusaha Indonesia) untuk menggugat penetapan nilai UMP DKI Jakarta dan UMK Bekasi tahun 2013,” ungkapnya dikutip Kamis (22/11/12)

Kedua, buruh menolak rencana Apindo dan Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia(ABADI) untuk melakukan uji materi peraturan tentang alih daya atau outsourcing ke Pengadilan Tata Usaha Negara(PTUN).

Seperti diketahui Menteri Kemenakertrans Muhaimin Iskandar memastikan, pelaksanaan pekerjaan alih daya hanya untuk lima bidang pekerjaan saja atau sesuai dengan tuntutan buruh.

Aspirasi Ketiga, dalam aksi unjuk rasa, buruh juga meminta Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyelesaikan peraturan turunan tentang Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Buruh meminta pelaksanaan jaminan kesehatan pada 1 Januari 2014 adalah untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali serta pembayaran iuran dibebankan seluruhnya kepada pengusaha.

Selain itu,  yang Keempat pihak buruh juga menyampaikan menolak rencana pemerintah dan DPR RI yang akan membahas dan menetapkan Rancangan Undang-Undang(RUU) Keamanan Nasional(Kamnas). Hal ini dianggap mengancam kebebasan para buruh bersuara dan menyampaikan pendapatnya.

Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, sebaiknya pihak buruh berhenti melakukan aksi unjuk rasa khususnya yang terkait alih daya karena peraturannya sendiri sudah ditetapkan. “Jangan cari-cari alasan untuk demo, sebaiknya jalan saja dulu,” ujarnya.

Menurut Muhaimin, isu aksi unjuk rasa buruh yang menolak upaya Apindo dan ABADI menggugat Permenakertrans tentang alih daya tidak terlalu signifikan. Ia menegaskan, sebaiknya semua pihak lebih fokus kepada implementasi peraturan di lapangan.(SPC-10/kontan)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 207 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile