Rabu, 22 Oktober 2014
Home » Pilihan, Suara Buruh, Terkini » Rencana Demo 60.000 Buruh di Jakarta Hari Ini Batal

Rencana Demo 60.000 Buruh di Jakarta Hari Ini Batal

Said Iqbal (Foto: IST)

SPC, Jakarta- Sebanyak 60.000 lebih buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menunda aksi demontrasi kenaikan Upah Minimum Provinsi Jakarta selama dua hari. Mereka akan berdemo pada 22 November 2012, yang seharusnya dilakukan hari ini di Jakarta.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan mereka akan berdemo di Istana, Gedung DPR dan Balai Kota Jakarta atau Kantor Gubernur.

“Jadinya diundur tangal 22 (November), tidak  jadi tanggal 20 November. Kita akan mendatangi Istana, DPR dan Kantor Gubernur,” kata Said Iqbal dikutip Selasa (20/11/12)

Selain tetap mengusulkan UMP DKI Jakarta sebesar Rp 2,7 jutaan, buruh juga akan kembali mengawal keputusan pemerintah soal aturan outsourcing.

“Kita akan kembali menegaskan kalau Apindo jangan lah menggugat UMP yang sudah ditetapkan, dan jangan juga menggugat permen soal outsourcing.” jelas Said.

Gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang dimaksud Said adalah gugatan UMP DKI sebesar Rp 2,2 juta yang mau digugat ke PTUN. Sementara permen soal outsourcing akan digugat ke Mahkamah Konstitusi.

Sampai saat ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum menetapkan secara resmi besaran UMP DKI 2013. Sedangkan tenggat waktu penentuan UMP dari  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Selasa (20/11)  hari ini. Dewan Pengupahan pun sudah menetapkan rekomendasi UMP DKI Jakarta 2013 sebesar Rp 2.216.243,68. (SPC-10/jaringnews)

Berita Terkait

3 Comments for “Rencana Demo 60.000 Buruh di Jakarta Hari Ini Batal”

  1. said W pada demo tapi ga pernah ada yang bantuin. demo susu bendera

  2. Ente Said memang kerjaannya jadi tukang ngaco muluuuuu…..keliatan otaknya emang ada di pantat………..ngomong ama boker nggak ada bedanya……….

  3. Aksi, demo terooooooss ente ni Said….mengerahkan massa dg jumlah masif tapi di lapangan tidak bisa mengendalikan massa ente sndiri…bilang ga akan ada sweeping2 tapi tetep aja ada sweeping…kalo pun kenaikan UM sampe 10jt tapi kenaikan harga kebutuhan juga ikut naik maka ga akan ada artinya tu uang 10jt juga….harusnya ente lebih menekan pemerintah supaya bisa mengendalikan harga2 kebutuhan, bukannya malah aksi/demo mulu!!

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 205 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile