Kamis, 17 April 2014
Home » Market, Pilihan, Terkini » Penjualan Motor Melorot, AHM Tetap Bangun Pabrik Baru

Penjualan Motor Melorot, AHM Tetap Bangun Pabrik Baru

SPC, Jakarta – Meskipun penjualan sepeda motor melorot sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, PT Astra Honda Motor (AHM) masih melanjutkan realisasi investasi pabrik baru mereka di kawasan Industri Bukit Indah, Karawang, Jawa Barat.

Executive Vice President AHM Johannes Loman mengungkapkan hingga kini masih melanjutkan pembangunan pabrik baru senilai Rp3,1 triliun itu untuk meningkatkan kapasitas produksi 5,3 juta unit hingga akhir 2013.

“Meskipun masih pasar sepeda motor menghadapi berbagai masalah, semua rencana kami masih berjalan sesuai target,” katanya seperti dikutip Jum’at (12/10/2012).

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat total penjualan sepeda motor sepanjang Januari-September sebanyak 5,391 juta unit, atau turun 13,3% dari periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 6,219 juta unit.

Penurunan penjualan ini, lanjutnya, disebabkan oleh dua faktor utama yakni penaikan uang muka minimum kredit kendaraan bermotor pada Juni lalu dan tidak stabilnya harga komoditas di berbagai daerah di Tanah Air.

Dia mengatakan pasar sepeda motor mulai memperlihatkan tren penguatan dengan penjualan pada  September yang melonjak 45% dari 433.529 unit pada bulan sebelumnya menjadi 628.739 unit, atau merupakan angka penjualan tertinggi ketiga sepanjang 9 bulan pertama tahun ini.

“Pasar dapat dikatakan sudah kembali normal. Namun, kami masih memiliki kekhawatiran dengan wacana penaikan DP [Down Payment] kredit syariah,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini jumlah pengguna kredit syariah untuk membeli sepeda motor meningkat komposisinya di atas 50% dari total konsumen pemakai sistem kredit yang merupakan opsi lain akibat penaikan DP konvensional.

Mengenai pemberlakuan aturan fidusia, Johannes menilai regulasi tersebut akan lebih memberatkan pihak pembiayaan daripada produsen karena harus mengeluarkan biaya tambahan dan proses lebih panjang untuk mengurus surat jaminan fidusia tersebut.

Dengan pencapaian penjualan yang baik pada September, dia optimistis target penjualan Honda hingga akhir tahun sebanyak 3,9 juta hingga 4 juta unit  tercapai, dengan sepeda motor skuter matik sebagai tulang punggung penjualan.

President Director AHM Yusuke Nori menyatakan pihaknya bertekad untuk memperkuat pasar skutik kelas bawah dengan meluncurkan produk terbaru mereka All New BeAt – FI dengan menargetkan penjualan model tersebut mencapai 120.000 unit per bulan.

Dia  mengatakan model terbaru ini akan melanjutkan kesuksesan generasi sebelumnya yang telah terbukti diterima dengan baik oleh masyarakat melalui Honda BeAt.

“Kami menjadi pemimpin pasar di kelas tersebut dan ingin lebih memperkuatnya,” tuturnya.

Sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, ungkap Loman, total penjualan skutik Honda naik 24,4% dari 1,69 juta unit pada periode yang sama tahun lalu menjadi 2,1 juta unit sehingga mampu menguasai 67,1% dari total penjualan skutik selama periode tersebut yakni sebanyak 3,12 juta unit.

Honda BeAt, lanjutnya, tercatat menjadi kontirbutor utama penjualan Honda dengan angka penjualan sebanyak 1,04 juta unit, atau naik 42,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 732.154 unit.

Dengan target tersebut, pihaknya yakin dapat menguasai pangsa pasar sepeda motor nasional sebesar 60% hingga akhir tahun, atau lebih tinggi dibandingkan target sebelumnya yakni 55%.

Pabrik keempat AHM ini yang memiliki kapasitas produksi sebesar 1,1 juta unit pertahun, lanjutnya, akan melengkapi tiga pabrik yang sudah ada sebelumnya, yaitu yang berlokasi di Sunter, Pegangsaan, dan Cikarang guna memenuhi permintaan pasar sepeda motor skutik di Indonesia yang tumbuh pesat. (SPC-15/Bisnis)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 204 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile