Jumat, 29 Agustus 2014
Home » Bisnis Daerah, Pilihan, Terkini » Pemilik Lahan Jadi Penentu Waktu Penyelesaian Tol Kebon Jeruk-Ulujami

Pemilik Lahan Jadi Penentu Waktu Penyelesaian Tol Kebon Jeruk-Ulujami

Foto: Tol Kebun Jeruk-Ulujami (koranjakarta)

SPC, Jakarta – Ruas jalan tol JORR W2 Utara yang membentang dari Kebon Jeruk-Ulujami diprediksi akan mengalami keterlambatan penyelesaian. Masalah pembebasan lahan yang belum kunjung usai menjadi alasan utama keterlambatan penyelesaian ruas tol yang merupakan keping terakhir dari jaringan Jalan Lingkar Luar Jakarta I (Jakarta Outer Ring Road/JORR I).

Komisaris PT Jasa Marga Tbk (Persero) Ibnu Purna mengatakan JORR W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami) memiliki nilai strategis sebagai keping terakhir dari jaringan JORR I yang melingkari Ibu Kota.

Menurutnya, penyelesaian dan pengoperasian jalan tol sepanjang 7,67 Km dalam waktu cepat akan berdampak luas pada pengurangan kepadatan lalu lintas bagi tol dalam kota.

“JORR I berfungsi sebagai jalan pintas (by-pass) bagi lalu lintas komuter dari dan menuju wilayah Timur–Barat–Selatan tanpa harus memasuki tengah kota Jakarta. Dengan demikian, kemacetan tol dalam kota yang saat ini menjadi pemandangan sehari-hari diharapkan akan berkurang karena aliran kendaraan dari dan menuju daerah Bekasi, Bogor, Serpong Tangerang, dan daerah lainnya sekitar Jakarta yang selama ini melalui Jakarta Intra Urban Tol Road (JIUT/Tol Dalam Kota) akan teralihkan,” jelas Ibnu, Selasa (25/9) malam.

Selain itu, penyelesaian jalan tol JORR W2 Utara diyakini akan meningkatan kelancaran arus barang pada titik-titik utama pusat konektivitas nasional.

“Penyelesaian JORR W2 Utara akan membuat jaringan JORR I beroperasi secara penuh sehingga akan meningkatkan kelancaran angkutan barang dari/menuju Pelabuhan Merak yang merupakan jalur distribusi utama perdagangan Jawa-Sumatera, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan sentra kegiatan ekspor dan impor,” kata Ibnu.

Namun, penyelesaian ruas tol itu masih terhambat proses pembebasan tanah. Padahal proses pembebasan tersebut sudah dimulai sejak 2008 dengan terbentuknya Tim Pengadaan Tanah (TPT), melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 234/KPTS/ M/2008 tanggal 27 Maret 2008. Target awal pengoperasian tol adalah tahun 2010.

Namun hingga saat ini, proses pembebasan tanah di beberapa titik belum selesai. Sehingga dikhawatirkan target revisi operasionalisasi JORR W2 Utara pada 2013 juga terancam kembali mundur.

Data yang dilansir dari PT Marga Lingkar Jakarta selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) JORR W2 Utara menyebutkan hambatan pembebasan tanah terjadi pada 3 (tiga) lokasi yakni 18 bidang tanah seluas 0,72 Ha di wilayah Meruya Utara karena kesepakatan harga belum tercapai dan harga tanah di sekitar lokasi sudah meningkat di atas harga penetapan dari Panitia Pembebasan Tanah (P2T).

Kemudian, tanah seluas 0,59 Ha yang saat ini masih menjadi sengketa antara Dinas Pertanian Provinsi DKI Jakarta dan warga. Dan yang terakhir adalah belum adanya kesepakatan harga tanah milik 130 warga seluas 2,28 Ha pasca putusan PT-TUN yang memenangkan gugatan warga dan mencabut SK Gubernur Nomor 1907/2010 tanggal 4 November 2010 tentang Besaran Nilai Uang Ganti Rugi (UGR) Tanah dan Bangunan.

Berlarut-larutnya proses pembebasan tanah ini disinyalir menjadi faktor utama penyebab lambatnya penyelesaian jalan tol tersebut. Keterlambatan penyelesaian itu akan berdampak buruk bagi BUJT karena akan terjadi peningkatan biaya investasi dan biaya operasional, yang akan berdampak pada tingkat kelayakan proyek.

PT Marga Lintas Jakarta (MLJ) selaku BUJT JORR W2 Utara mengakui bahwa partisipasi masyarakat pemilik lahan akan sangat berpengaruh terhadap waktu penyelesaiannya tol tersebut.

“Meninggalkan masyarakat tidak akan membuat jalan tol selesai tepat waktu karena justru merekalah prioritas utama untuk membuat jalan tol selesai tepat waktu,” kata Dirut PT MLJ Sonhadji. (SPC-20/Micom)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 200 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile