Jumat, 29 Agustus 2014
Home » HIPMI, Pilihan, Terkini » Bekas Bos Hipmi Solo, Alumnus Ngruki, Laporkan Jokowi ke KPK

Bekas Bos Hipmi Solo, Alumnus Ngruki, Laporkan Jokowi ke KPK

Ali Usman

SPC, Jakarta–Sebuah kelompok yang menamakan diri sebagai Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia melaporkan Wali Kota Surakarta Joko Widodo ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis, 30 Agustus 2012.

Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi dinilai telah membiarkan terjadinya korupsi di daerahnya. Siapa sebenarnya Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia atau TS3 ini.

Kelompok tersebut dipimpin oleh salah satu warga Solo bernama Muhammad Ali Usman. Menurut Ali Usman, kelompok bikinannya ini memiliki sejumlah anggota.

“Ada yang orang biasa, guru, serta tokoh masyarakat,” kata Ali Usman, Kamis, 30 Agustus 2012. Sebelum memberikan laporkan kepada KPK, gaung nama TS3 ini belum banyak diketahui masyarakat.

Selama ini, Ali Usman dikenal sebagai pengusaha sekaligus menjabat Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Solo.

Sebagai pebisnis, Ali Usman juga pernah menduduki posisi sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo. Dia juga pernah dinobatkan sebagai pengusaha muda terkaya versi Majalah SWA pada tahun 2000.

Pengusaha karpet tersebut pernah mencicipi bangku sekolah di Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo. Bahkan, saat itu, dia menjadi ketua ikatan alumni pesantren yang diasuh oleh Abu Bakar Ba”asyir tersebut.(spc-05/Tempo)

Berita Terkait

9 Comments for “Bekas Bos Hipmi Solo, Alumnus Ngruki, Laporkan Jokowi ke KPK”

  1. Buat para alumnus ataupun siswasiswi ngruki, mending sekarang mulai berbenah diri dulu. Kenapa sampai banyak sekali teroris lahir disana. Jika memang dg seperti ini dinamai jihad, jangan membombardir orang sekenanya, Allah Maha Mengadili bukan kita manusia yg diberi hak mencabut nyawa orang lain. Untuk Bp Ali Usman, entah ini unsur politik atau pure ingin memberantas korupsi, silahkan saja. Tapi sertakan bukti yang sejelas”nya sehingga tidak menimbulkan fitnah ataupun konflik seperti yang teman” saudara timbulkan.

  2. ali usman sekarang sudah kere, makanya dia mau dikasih duit sama foke buat ngejelekin jokowi

    • pak Ali Usman justru sedang naik..dia orang kaya yang pemurah pada rakyart kecil…

    • Anda menuduh sembarangan. Anda bisa dipidanakan jika anda tidak bisa membuktikan tuduhan anda yang ngawur itu….hentikan fitnah anda sebelum penjara menunggu anda..

  3. Joko Widodo dilaporkan oleh masyarakatnya terkait kebijakan dirinya memangkas dana Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) senilai Rp12,2 miliar untuk dialihkan ke pos lain.

    Bukan pertama kali calon Gubernur DKI Jakarta itu dilaporkan ke KPK. Sebab sebelumnya diketahui LBH Mega Bintang yang dipimpin oleh Mudrick Sangidu. Namun, meski telah resmi dilaporkan, tindak lanjut kasus ini pun tidak jelas.

    Beredar informasi, jika Mudrick telah mencabut laporannya hingga proses penangannya pun tidak jelas. Pencabutan ini konon setelah Mudrick dipertemukan dengan Jokowi setelah dimediasi oleh pihak ketiga

    Siang ini, Walikota Solo, Jawa Tengah, Joko Widodo kembali diadukan oleh sekelompok anggota masyarakat Solo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

    Masyarakat yang menamakan diri mereka Tim Selamatkan Solo, Selamatkan Jakarta, Selamatkan Indonesia (TS3) itu mengadukan kebijakan Jokowi memangkas dana Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) senilai Rp12,2 miliar untuk dialihkan ke pos lain. Pemotongan dana BPMKS tersebut diketahui dilakukan oleh Calon Gubernur DKI Jakarta itu tanpa persetujuan DPRD Solo.

    Pada sinkronisasi APBD 2012 yang dilakukan sebelumnya dan melibatkan Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) disepakati bantuan pendidikan itu sebesar Rp23 Miliar. Komisi IV DPRD Surakarta juga dilaporkan tidak mendapatkan informasi dari pihak eksekutif yang dipimpin Jokowi, baik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebagai pengguna anggaran, maupun TAPD yang ikut dalam pembahasan APBD.

  4. test

  5. Astaqfirullah alazdim orang yg hrsnya tahu agama tdk boleh melakukan ghibah apalgi fitnah semoga yg telakukan fitnah terhadap jokowi diberi hidayah.

  6. Pencitraan jokowi ancur deh….serapat2 bangkai ditutup insyaAllah tercium jua….

  7. Sayang waktumu tidak tepat..
    Muatan politis sangat kentara bung..!

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 200 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile