Wah, Saat yang Lain ‘Panen’, PT ASDP Malah Merugi Selama Angkutan Mudik
Korporasi, Pilihan, Terkini Wednesday, August 15th, 2012 - 08:33 amSPC, Jakarta – Bila banyak yang menjadikan momen mudik Lebaran setiap tahun sebagai masa ‘panen’, ternyata tidak sedikit juga yang justru menuai rugi.
Selain perusahaan oto bus (PO), PT Angkutan Sungai, Dana dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry juga mengalami hal serupa.
Menurut Dirut BUMN itu, Dadang S Baskoro, setiap tahun perusahaan itu malah rugi hingga Rp 8 miliar setiap masa angkutan mudik lebaran.
Pasalnya, selama masa angkutan mudik, biasnya banyak layanan ekstra yang harus disiapkan dibanding layanan pada hari-hari biasa.
Bahkan, di Pelabuhan penyeberangan Merak, pelabuhan yang paling sibuk se Indonesia itu malah mengambil porsi terbesar kerugian, mencapai Rp 5 miliar.
“Jadi itu buat biaya persiapan penyelenggaraan lebaran, di mana pendapatan lebih kecil dari pengeluaran. Termasuk fasilitas-fasilitas seperti tenda-tenda, petugas keamanan ada sekitar 500 orang, tiap hari makannya berapa, minumnya, tenda berapa sehari nyewanya dan sebagainya,” jelas Dadang.
Selain itu, penyumbang kerugian juga, kata dia, aturan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat SK Nomor 2381/AJ.201.DRJD/2012, yang setiap memasuki masa mudik Lebaran, membatasi jam operasional angkutan barang. Otomatis, itu juga mengurangi potensi pemasukan.
Meski begitu, Dadang tidak terlalu memersoalkan kerugian itu. Dia melihat pembeian layanan lebih itu sebagai bagian dari pengabdian perusahaan. (SPC-15)





























