Pertamina Geothermal Ngebut Produksi Listrik Panas Bumi
Korporasi, Pilihan, Terkini Tuesday, August 14th, 2012 - 10:24 amSPC, Jakarta – Tanpa menanti lama atas kabar baik soal tarif harga listrik panas bumi, PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) siap menggenjot produksi listrik panas bumi melalui gerakan ngebut dengan membangun 7 PLTP senilai US$ 2,7 miliar.
“Kebijakan pemerintah menaikkan harga jual listrik panas bumi dan mematok kepastian harga tersebut menyebabkan kami bersemangat untuk mengembangkan panas bumi. Kini saatnya kami akan ngebut dengan proyek panas bumi tersebut,” ujar Direktur Utama PT PGE Slamet Riyadi di Jakarta, Senin (13/8/2012).
Harga pembelian listrik panas bumi sebelumnya ditetapkan maksimal US$ 9,7 sen/kWh. Namun, ketetapan harga itu tidak menjamin PLN sebagai pembeli tunggal akan menyetujui harga tersebut. Harga jatuh pada negosiasi antara pengembang dan PLN.
Kondisi ini direspon pemerintah dengan menjanjikan kenaikan harga beli listrik (feed in tarif) dari US$ 9,7 sen/kWh menjadi hingga US$ 17 sen/kWh tanpa harus negosiasi harga.
“Harga dinaikkan US$ 10 sen/kWh bahkan sampai US$ 17 sen/kWh, ini kabar baik bagi pengembang geothermal, apalagi tanpa melalui negosiasi harga,jadi harga sudah final dan PLN wajib beli sesuai yang ditentukan,” katanya.(AY)





























