Jelang Lebaran, Harga Kacang Tanah Melambung di Medan
Bisnis Daerah, Pilihan, Terkini Saturday, August 11th, 2012 - 12:49 pm
SPC, Medan–Harga kacang tanah di Kota Medan mulai mengalami kenaikan menyusul tingginya permintaan konsumen sepekan terakhir.Rawin, salah satu pedagang di Pusat Pasar Medan mengatakan, menjelang hari raya Idul Fitri 1433 H, permintaan kacang tanah terus mengalami peningkatan. “Banyak warga yang mulai cari kacang tanah untuk pembuatan kue dan kacang tojin untuk Lebaran nanti,” katanya kepada MedanBisnis, Jumat (10/8).Pantauan MedanBisnis di sejumlah pasar, saat ini harga kacang tanah dipatok Rp18.000 hingga Rp20.000 per kg atau naik dari sebelumnya yang masih dijual Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg. Penaikan harga kacang tanah oleh pedagang ini telah dilakukan kira-kira dalam sepekan terakhir.
A Hong, salah satu pedagang di Pasar Petisah mengatakan, permintaan konsumen akan kacang tanah meningkat cukup signifikan hingga mencapai lebih dari 30% dibanding hari biasa. “Sebenarnya permintaan sudah naik dari beberapa waktu lalu, barulah mendekati Lebaran ini harga kacang naik,” katanya.
Rata-rata, dalam sehari pedagang di sana bisa menjual kacang tanah antara 50 kg hingga 100 kg per hari. Dengan permintaan yang tinggi tersebut, pedagang bisa menjual lebih dari 120 kg setiap hari. Pedagang pun sengaja menaikkan harga untuk mendapat penghasilan tambahan.
Dikatakan A Hong, permintaan paling banyak saat ini datang dari rumah tangga dan insdustri rumahan yang memproduksi kue dan aneka makanan untuk Lebaran, sedangkan permintaan dari rumah makan cenderung mengalami penurunan karena banyak rumah makan yang menjadi langganannya yang tak beroperasi pada bulan puasa.
Begitupun, hasil penjualan selama bulan puasa Ramadhan seperti ini bisa dibilang cukup tinggi, karena selain menjual dalam bentuk eceran, sejumlah pedagang juga menjual dalam bentuk partai kepada industri-industri rumahan tersebut. “Biasanya ada beberapa ibu rumah tangga dari toko-toko kue yang datang memesan dalam jumlah banyak, sehingga penjualan kami meningkat cukup signifikan dalam sepekan terakhir,” katanya.
Mengenai pasokan, pedagang mengaku, kacang tanah yang dipasok dari sejumlah agen distributor di Medan tak ada kendala apa-apa. Rata-rata, pedagang memasok antara 100 kg hingga 200 kg kacang tanah setiap hari. Kebanyakan, kacang tanah yang dipasok tersebut merupakan kacang tanah impor dari India. Ada juga kacang lokal yang dijual pedagang, tapi peminatnya sedikit karena kualitasnya relatif kurang baik dibanding kacang India.
Diprediksi, permintaan kacang tanah masih akan terus meningkat hingga sepekan ke depan. Mengenai kemungkinan naiknya harga kacang tanah, sejumlah pedagang mengaku kemungkinan besar harga tak akan naik lagi lantaran pedagang takut kehilangan konsumen. (MedanBisnis/spc-05)




























