Senin, 22 September 2014
Home » HIPMI, Pilihan, Suara Pemerintah, Terkini » Pungli Menggila, Mau Jalur Cepat atau Lambat Sama Saja

Pungli Menggila, Mau Jalur Cepat atau Lambat Sama Saja

Ilustrasi (Foto: IST)

SPC, Jakarta – Praktik pungutan liar (pungli) di berbagai layanan publik di negeri ini benar-benar menggila. Entah jalur normal (lambat) atau jalur cepat sama saja, jadi ladang pungli.

“Pungli atau uang pelicin, masih menjadi budaya di Indonesia. Mau jalur cepat atau jalur lambat, sama saja,” ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Harry Warganegara Harun kepada Suarapengusaha.com di Jakarta, Selasa (7/8/2012).

Harry mengatakan, tiap tahun, biaya tak resmi tersebut diperkirakan mencapai Rp 100 triliun per tahun.

Tak hanya dalam urusan usaha, urusan keseharian masyarakat pun tak lepas dari pungli. Mulai dari urus KTP, SIM, Surat Izin Usaha, Surat Kawin, Surat Cerai hingga Surat Kematian, jelas dia, ada punglinya.

“Di sektor transportasi saja, hitungannya telah mencapai sekitar Rp 25 triliun per tahun. Kalau digabung semua pungli, wah, ya lebih dari Rp 100 triliun,” jelas dia. (SPC-15)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

Enter your email address to subscribe to this site and receive notifications of new posts by email.

Join 203 other subscribers

© 2014 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile