Tradisi Emas Olimpiade Kandas, Erick Thohir Nyatakan Mundur Sebagai Chef de Mission
Pilihan, Sport, Terkini Friday, August 3rd, 2012 - 09:17 amSPC, Jakarta – Chef de Mission kontingen Indonesia di Olimpiade London 2012 Erick Thohir memutuskan mengundurkan diri.
Seperti diungkapkan Erick pada siaran langsung di salah satu stasiun TV nasional tadi malam, hal itu sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Indonesia mencapai target di Olimpiade London.
“Sebagai bentuk pertanggungjawaban saya, saya akan mengundurkan diri. Sekitar tanggal lima atau enam bulan ini, saya akan mengirimkan surat pengunduran diri ke Menpora,” ujar Erick, Kamis (2/78/2012).
Meski begitu, Erick menegaskan, ini bukan melarikan diri dari tanggung jawab. Meski akan mengajukan pengunduran diri, dia akan tetap berada di London dan mendampingi seluruh atlit sampai pertandingan selesai.
Seperti diketahui, impian meneruskan tradisi emas di Olimpiade pupus paska kalah berturut-turutnya unggulan Indonesia pada cabang bulu tangkis. Cabang itu menjadi satu-satunya cabang yang selama ini selalu mendulang emas dan kali ini menjadi tumpuan harapan lagi.
Hal itu diperburuk juga dengan didiskualifikasinya pasangan ganda putrid Indonesia Meiliana Djauhari-Greysia Polii bersama dua pasangan Korea Selatan dan satu pasangan China karena dituding bermain ‘bulu tangkis gajah’.
Sementara capaian medali Indonesia, dua dari cabang angkat besi. Yakni, satu medali perunggu dan satu medali perak.
Terakhir, semalam, dengan kekalahan ganda campuran Indonesia Ahmad Tontowi-Liliyana Natsir dari pasangan China, pasangan itu mengoleksi medali perunggu. (SPC-15)





























