Gaji Kecil di PT INTI, Irfan Setiaputra Lompat ke Perusahaan Tambang
Korporasi, Pilihan, Terkini Tuesday, July 31st, 2012 - 12:00 pmSPC, Jakarta – Satu lagi direksi BUMN mengundurkan diri. Kali ini, Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Irfan Setiaputra. Persoalan gaji, ternyata menjadi salah satu pertimbangan mundur.
Pengunduran diri Irfan itu juga telah disetujui Menteri BUMN Dahlan Iskan. Bahkan, Dahlan langsung menunjuk Dirut baru yang dijabat oleh Tikno Sutisna yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Corporate Services PT Inti Persero.
Irfan sendiri telah menjabat selama 3,4 tahun di perusahan yang berkantor pusat di Bandung tersebut.
Terkait pengunduran dirinya, Irfan mengakui bahwa juga terkait gaji yang rendah yang diperolehnya di PT Inti dibanding saat masih di perusahaan swasta.
“Saya ingin membereskan kondisi keuangan saya yang sudah menipis. Soalnya gaji saya di PT Inti turun di atas 50 persen dibanding gaji sebelum masuk perusahaan BUMN,” kata Irfan selepas konferensi pers di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (30/7/2012).
Sebelumnya, selama 2002-2007, Irfan pernah menjabat sebagai Managing Director PT Cisco Systems Indonesia.
“Sebagai BUMN kecil, gaji dan tantiemnya tidak besar. Tapi saya tidak pernah keberatan dengan gaji. Namun kalau tabungan saya menipis, boleh dong saya cari yang lebih baik lagi,” jelasnya.
Irfan sendiri direkrut oleh mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil. Dia mengakui, kepada Sofyan pernah membicarakan masalah gaji tersebut.
Meski begitu, Irfan mengaku dan telah mengatakan kepada Dahlan, akan kemblai ke BUMN bila ada kesepakatan terkait keuangannya.
Kemana Irfan berlabuh? Ternyata masih dalam jabatan ‘nakhoda’ juga alias Direktur Utama alias CEO. Namun, dia enggan mengungkapkan nama perusahaannya.
Dia hanya memberi indikasi, akan mulai bekerja minggu ini di perusahaan tersebut. Perusahaan tambang itu, kata dia, juga akan segera melepas saham ke lantai bursa dalam waktu dekat. (SPC-15)




























