Ahad, 19 Mei 2013
Home » Market, Pilihan, Terkini » Makin Menjanjikan, Bisnis Perawatan Pesawat Butuh 4.500 Teknisi per Tahun

Makin Menjanjikan, Bisnis Perawatan Pesawat Butuh 4.500 Teknisi per Tahun

Perawatan pesawat di GMF AeroAsia (Foto: IST)

SPC, Jakarta – Makin berkembangya maskapai Garuda Indonesia dan maskapai swasta lainnya juga berdampak pada kebutuhan teknisi untuk perawatan di bengkel pesawat  Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.

Bengkel yang berlokasi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengaku kekurangan teknisi di bidang perawatan mesin karena tenaga yang ahli di bidang itu sangat terbatas.

“Kalau total kebutuhan teknisi untuk seluruh Indonesia, untuk seluruh maskapai, total yang dibutuhkan itu sekitar 4.500 orang pertahunnya. Khusus untuk pesawat Garuda saja, butuh 500 orang per tahun,” President and CEO GMF Aeroasia, Richard Budihadianto di Farnborough, Inggris, Kamis (12/7/2012).

Selama ini, GMF memenuhinya dari luluasan SMK Meskin. Selanjutnya dididik lagi hingga mendapatkan pendidikan setara Diploma II (D2).

Richard menjelaskan, saat ini bisnis perawatan pesawat makin menjanjikan. Pasalnya, saat ini maskapai penerbangan di Indonesia sedang berkembang dengan luarbiasa. Berbagai maskapai berlomba menambah pesawat baru.

Sementara bengkel yang tersedia, sangat terbatas. GMF merupakan satu-satunya bengkel terbesar di Indonesia yang telah berlisensi internasional. Tidak hanya dari Boeing (Amerika Serikat) dan Airbus (Eropa) juga telah mendapat lisensi untuk merawat pesawat-pesawat Bombardier buatan Kanada.

GMF tak hanya merawat pesawat Garuda yang akan berjumlah 194 unit pada 2015. Juga merawat pesawat berbagai maskapai, bahkan pesawat dari maskapai luar negeri termasuk pesawat kenegaraan. (SPC-15)

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

© 2013 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile