Ingin ‘Dianggap’, Indonesia Bakal Penuhi Permintaan IMF
Global, Pilihan, Suara Pemerintah, Terkini Tuesday, July 10th, 2012 - 07:47 amSPC, Jakarta – Tampaknya tinggal ketok palu saja, pemerintah Indonesia segera mencairkan pinjaman kepada Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).
Menko Perekonomian Hatta Rajasa memberi sinyal kuat untuk memenuhi permintaan IMF itu. Salah satu alasannya, kepentingan Indonesia sendiri agar ‘dianggap’ di dunia internasional.
Menariknya, sinyal positif ini diberikan Hatta ketika Direktur Eksekutif IMF Christine Lagarde sedang ‘bergerilya’ menemui para pejabat tinggi Indonesia. Di antaranya, Presiden SBY, Wapres Boediono dan Menkeu Agus Martowardojo.
“Sekarang RI itu kan anggota G-20 dan Eropa sendiri sedang mengalami kesulitan dimana IMF memerlukan dana US$ 430 miliar. Kalau kita diam saja apa kata internasional? Sementara dari sisi kita, kalau terjadi kesulitan ekonomi dunia, kita juga kena dampaknya,” ungkap Hatta usai menghadiri kunjungan Presiden Ceko di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/7/2012).
Hatta mengatakan, secara pribadi tidak keberatan dengan pemberian pinjaman itu. Dalam bahasa lain, kata dia, dengan prinsip ‘tangan di atas’ hal itu bisa dilakukan. Soal lainnya, kata dia, toh kalau dipinjamkan, uangnya tidak hilang
“Ini baru pandangan saya, belum menjadi suatu keputusan,” ujar besan Presiden SBY itu.
Pertimbangan lainnya, kata Hatta, negara-negara lain juga sudah patungan membantu IMF. Mulai dari China hingga Australia. Tinggal Indonesia, kata dia, yang belum ambil bagian membantu.
Dia juga mengatakan, untuk pemberian pinjaman itu, tidak perlu minta izin DPR. Sebab, dana yang dipakai tidak diambil dari APBN.
“Jadi bukan pakai dana APBN. Dikeluarkan begitu juga,” tuturnya. (SPC-15)





























