Apkasi Protes KPK Soal Cara Penangkapan Bupati Buol Amran Batalipu
Bisnis Daerah, Pilihan, Suara Pemerintah, Terkini Monday, July 9th, 2012 - 01:40 pmSPC, Jakarta – KPK kembali dipersoalkan. Kali ini, oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang merupakan wadah bagi para bupati di seluruh Indonesia.
Protes Apkasi ini dipicu penangkapan terhadap Bupati Buol Amran Batalipu oleh KPK akhir pekan lalu. Apkasi menilai cara penangkapan tersebut tidak manusiawi.
“Begitu nampak perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi (terhadap Bupati Buol). Saya yakin kasus itu terkait dengan investasi di daerahnya. Menurut saya, inventasi itu penting di daerah. Dia diperlakukan seperti teroris yang tidak beradab. Sebenarnya dia tidak melakukan perlawanan,” ujar ketua APKASI Isran Noor dalam Lokakarya Nasional mengenai mitigasi resiko terkait diskresi kepala daerah agar terhindar dari pidana korupsi, di Jakarta, Senin (9/7/2012).
Dalam lokakarya yang diikuti 82 bupati dari 150 bupati se-Indonesia yang diundang tersebut, Isran mengaku, perlakuan terhadap Amran tersebut membuat pihaknya tidak simpatik dengan KPK.
Bupati Kutai Timur itu menegaskan, para kepala daerah bukan anti pemberantasan korupsi. Tapi, penanganannya juga harus berkadilan. (SPC-15)





























