Dikit Lagi, Utang Pemerintah Capai 2.000 Triliun
Pilihan, Terkini Friday, June 29th, 2012 - 03:15 pmSPC, Jakarta – Luarbiasa. Bukannya berkurang, malah makin melambung. Belum sampai pertengahan tahun ini, jumlah total utang pemerintah hampir mencapai Rp 2.000 triliun.
Tepatnya, 1.944,14 triliun. Tentu saja, dengan masih besarnya kemungkinan pinjaman beberapa tahun mendatang, tidak terutup kemungkinan total utang itu menyentuh atau bahkan menembuh angka Rp 2.000 triliun.
Direktur Strategi Portopolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementrian Keuangan Schneider Siahaan memerinci sumber utang tersebut. Yakni, sebagian besar dari Surat Berharga Nasional (SBN) sekitar Rp 1.304 triliun, Rp 638 triliun pinjaman luar negeri, Rp 1 triliun pinjaman dalam negeri.
“Bila dilihat dari persentasenya, pinjaman sebesar 32,9%, sementara SBN nya 67% dari keseluruhan total utang negara tersebut. Untuk SBN sendiri, terdiri dari Denomisasi Valas sebesar Rp 246,74 triliun dan Denomisasi Rupiah sebesar Rp 1.057 triliun,” papar Schneider kepada wartawan, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (29/6/2012).
Sedangkan dari sisi kemampuan bayar, berdasarkan analisis debt to GDP ratio, maka jumlahnya relatif lebih rendah dari negara lain. Rasio utang Indonesia tersebut terhadap PDB masih berkisar pada 24-25%.
Sebagai perbandingan, rasio utang Jepang terhadap PDBnya mencapai 200% dan Amerika Serikat mencapai 70-80%.
“Bila dilihat dari indikator itu, pemerintah sangat sangat mampu dalam melunasi utang,” kata dia. (SPC-15)

































bro…. salam kenal, namaku stanli… aku baca blog tentang carmelita hartoto ketua INSA, kamu ada kontak emailnya atau telp?
aku mau bikin jadwal wawancara dengan beliau mengenai rencana penghapusan pungutan di pelabuhan.
bales ke emailku blest.indonesia@yahoo.com atau sms aja 08976234234
bro…. salam kenal, namaku stanli… aku baca blog tentang carmelita hartoto ketua INSA, kamu ada kontak emailnya atau telp?
aku mau bikin jadwal wawancara dengan beliau mengenai rencana penghapusan pungutan di pelabuhan.
bales ke emailku blest.indonesia@yahoo.com atau sms aja 08976234234