Indonesia Butuh Ribuan Pilot, Peluang Untuk Sekolah Penerbangan
Peluang Usaha, Pilihan, Terkini Wednesday, June 27th, 2012 - 04:13 pmSPC, Jakarta – Pertumbuhan industri penerbangan nasional ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya pilot.
Tiap tahun, ungkap Ketua Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional (INACA) Emirsyah Satar, hingga 2020, Indonesia membutuhkan sedikitnya 4.000 pilot, 7.500 tenaga teknisi dan 1.000 petugas pengontrol lalu lintas udara (ATC).
Sementara sekolah penerbang yang ada saat ini hanya 13 sekolah. Jumlah itu sangat tidak seimbang dengan kebutuhan nasional.
“Dengan populasi 240 juta, Indonesia hanya memiliki 13 sekolah penerbangan, dibandingkan dengan negara lain dengan jumlah populasi yang hampir sama seperti Amerika Serikat yang mempunyai 1.076 sekolah dan Uni Eropa yang mempunyai 369 sekolah,” ungkap Emir di Jakarta, Rabu (27/6/2012).
Sementara Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti mendorong pendirian sekolah-sekolah penerbangan. Kata dia, pemerintah siap memfasilitasi pendirian dan pengembangannya.
Seperti diketahui, saat ini sejumlah maskapai penerbangan memesan hingga ratusan unit pesawat baru. Di antara pemesan pesawat terbanyak adalah Lion Air dan Garuda Indonesia. (SPC-15)





























