Mimpi Yunus Husein Kandas Untuk Kedua Kalinya
Pilihan, Terkini Wednesday, June 20th, 2012 - 02:55 pmSPC, Jakarta – Mimpi Yunus Husein untuk menduduki jabatan prestisius dan strategis di lembaga negara kembali kandas.
Mantan Kepala Pusat Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ini kembali kalah suara dalam perebutan posisi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ketua Dewan Komisioer sendiri ditempati Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad yang terpilih secara aklamasi. Enam lainnya dipilih melalui pemungutan suara.
Nah, pada pemungutan suara (voting) usai fit and proper test oleh Komisi XI DPR RI, mantan Kepala Badan Intelijen Keuangan itu menempati urutan ke-7 dengan perolehan 26 suara. Masalahnya, Komisi XI hanya membutuhkan enam orang atau enam peraih suara terbanyak di atasnya.
Kekalahan ini tentu saja mengagetkan. Sebab, sebelumnya Yunus digadang-gadang akan di plot pemerintah untuk menduduki jabatan bergengsi itu paska kalah pada pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir tahun lalu.
Pada pemilihan empat pimpinan KPK akhir tahun lalu, Yunus yang sempat sangat yakin akan terpilih karena dianggap ‘orang pemerintah’, justru tersisih.
Yunus meraih posisi ke-5 peraih suara terbanyak. Sementara Komisi III DPR RI hanya membutuhkan empat peraih suara terbanyak.
Apakah kegagalan berulang ini karena faktor politis mengingat Yunus diragukan kapabilitasnya karena sering dikaitkan dengan posisinya pada kasus Bank Century? Belum ada kepastian mengenai hal ini.
Berikut urut-uturan perolehan suara pemilihan Dewan Komisioner OJK:
1. Muliaman Hadad, Deputi Gubernur BI (terpilih aklamasi)
2. Nurhaida, Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam LK) (54 suara)
3. Kusumaningtuti Sandriharmy Setiono, Kepala Perwakilan BI New York (53 suara)
4. Firdaus Djaelani, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (53 suara)
5. Nelson Tampubolon, Direktur Internasional BI (44 suara)
6. Rahmat Waluyanto, Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu (40 suara)
7. Ilya Avianti, Auditor Utama Keuangan Negara VII pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI (50 suara).
8. Yunus Husein, Mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) (26 suara)
9. Riswinandi, Wadirut Bank Mandiri (3 suara)
10. Achjar Iljas, Mantan Deputi Gubernur BI (1 suara)
11. Mulia P Nasution, Mantan Sekjen Kementerian Keuangan (1 suara)
12. I Wayan Agus Mertayasan, Mantan Wadirut Bank Mandiri (1 suara)
13. Isa Rachmatarwata, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK (1 suara)
14. Rijani Tirtoso, Executive Vice President Internal Audit Bank Mandiri (1 suara)
Sedangkan urutan perolehan suara pemilihan pimpinan KPK:
1. Abraham Samad (55 suara)
2. Bambang Widjojanto (55 suara)
3. Adnan Pandu Praja (50 suara)
4. Zulkarnain (37 suara)
5. Yunus Husein (20)
6. Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi : 3
7. Abdullah Hehamahua : 2
8. Handoyo Sudradjat : 0 . (SPC-15)




























