Ahad, 19 Mei 2013
Home » HIPMI, Pilihan, Suara Pemerintah, Terkini » Pengusaha Kalimantan: Presiden Tak Anggap Serius Masalah BBM Kalimantan

Pengusaha Kalimantan: Presiden Tak Anggap Serius Masalah BBM Kalimantan

Ketua Dewan Pembina Hipmi Kalbar Iwan Gunawan (Foto: koleksi pribadi)

SPC, Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencanangkan gerakan hemat BBM dan listrik nasional. SBY pun menyampaikannya dalam pidato khusus yang disiarkan langsung secara nasional.

Sementara Presiden SBY mempersiapkan pidatonya, warga Kalimantan juga sedang perjuangkan nasibnya karena kekurangan BBM bersubsidi.

Presiden pun diharapkan menyinggung masalah Kalimantan itu dalam pidatonya. Tapi itu, bila presiden menganggap itu serius dan memberi perhatian serius pula.

Tapi nyatanya, dalam pidato semalam, Presiden SBY tidak menyinggungnya sama sekali. Bahkan, mendorong Pertamina untuk memenuhi kebutuhan BBM setiap daerah sesuai kuota yang telah ditetapkan.

“Nah, itu artinya barangkali masalah BBM Kalimantan dipandang bukan masalah yang serius,” ujar warga yang juga pengusaha di Kalimantan Barat Iwan Gunawan kepada Suarapengusaha.com, Rabu (30/5/2012).

Pria yang juga Ketua Dewan Pembina Hipmi Kalimantan Barat itu mengatakan, merujuk pada pidato itu dimana Presiden SBY menyinggung penghematan BBM yang harganya mahal, kemungkinan besar tidak akan ada penambahan kuota. (SPC-15)

Berita Terkait

1 Comment for “Pengusaha Kalimantan: Presiden Tak Anggap Serius Masalah BBM Kalimantan”

  1. Di pidatonya emang ga disebutin, tp kayanya hari ini pemerintah melalui menteri ESDM udh sepakat menambah kuota BBM ke Kalimantan deh..

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

© 2013 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile