Senin, 20 Mei 2013
Home » KADIN, Pilihan, Terkini » Waduh… Kuota BBM Tak Cukup, Kalimantan Rugi Rp 10 Triliun/Bulan

Waduh… Kuota BBM Tak Cukup, Kalimantan Rugi Rp 10 Triliun/Bulan

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Koordinator Wilayah Tengah Endang Kesumayadi (Foto: kadin-indonesia.or.id)

SPC, Jakarta – Pemerintah sebaiknya tidak mengulur waktu mengatasi persoalan kebutuhan minyak di Pulau Kalimantan. Wilayah itu telah mengalami kerugian yang nilainya fantastis, mencapai triliunan rupiah. Makin lama tak ditangani, dampaknya juga akan mengakumulasi terus.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Wilayah Tengah Endang Kesumayadi mengatakan, kerugian ekonomi yang bisa ditimbulkan akibat minimnya kuota yang pada akhirnya menyebabkan kelangkaan di wilayah Kalimantan diperkirakan mencapai Rp 10 triliun per bulan.

“Sudah 3 bulan terakhir ini Kalimantan mengalami kelangkaan BBM paling parah. Antrean saja bisa mencapai 3-4 km. Di sana harga mencapai Rp 15.000-Rp 20.000/liter tapi masyarakat masih membelinya. Sedangkan di Jawa, harga mau naik saja mendapat reaksi keras,” ungkap Endang.

Dia menjelaskan, karena stagnasi di lapangan, proses distribusi barang juga terhambat. Saat ini, kata dia, sedikitnya 7.000 truk di Kalimantan Selatan, 5.600 truk di Kalimantan Timur dan 3.500 truk di Kalimantan Barat terhambat beroperasi. Hal ini memicu stagnasi dan antrean panjang di pelabuhan hingga 2-3 hari.

“Untuk angkutan batubara saja yang biasanya sehari bisa 2 atau 3 rit, sekarang hanya 1 rit saja dalam dua hari,” ujar Endang. (SPC-15)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

© 2013 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile