Ahad, 19 Mei 2013
Home » Pilihan, Terkini » Keluarga Korban: Kenapa Pemerintah Tak Kirim Penerjung Payung ke Lokasi?

Keluarga Korban: Kenapa Pemerintah Tak Kirim Penerjung Payung ke Lokasi?

Keluarga Korban pesawat SSJ di Bandara Halim PK (Foto: vivanews.com)

SPC, Jakarta – Keluarga korban  mengaku kecewa dengan cara pemerintah menangani kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100. 

Seperti diketahui, sejak kejadian pada Rabu (9/5/2012) sore, tim SAR baru berhasil mencapai lokasi kejadian pagi hari ini, Jum’at (11/5/201).

“Saya sangat kecewa sama pemerintah. Kenapa tidak bertindak cepat, kirimkan penerjun payung ke lokasi itu supaya kalau ada yang masih selamat bisa diselamatkan dengan cepat hari itu juga,” ujar Ibunda Edward M Panggabean, salah satu korban SSJ itu kepada Suarapengusaha.com di Bandara Halim PK, Jakarta, Jum’at (11/5/2012).

Edward M Panggabean sendiri, seperti dikutip dari daftar penumpang (manifest) adalah karyawan dari maskapai Indo Asia.

Tak hanya itu, menurut sang Ibu, harusnya pemerintah tidak memikirkan semata-mata biaya. Pemerintah dapat membayar dan mengerahkan warga sekitar yang menguasi medan untuk segera ke lokasi itu dan memberikan pertolongan pertama.

Seperti diketahui, seperti diungkapkan Kepala Basarnas Marsdya Daryatmo, lokasi kejadian sangat sulit dicapai. Sebab, berada pada lokasi dengan kemiringan 85 derajat dan dengan cuaca yang berubah-rubah. Hal itu menyebabkan, tim SAR tidak mudah mencapai lokasi. (TIO)

Berita Terkait

Leave a Reply

Mobile Site

QR Code - scan to visit our mobile site

Archives

© 2013 SuaraPengusaha.Com. All Rights Reserved | Pindah ke Situs Mobile