A380 Ditolak Masuk Untuk Lindungi Maskapai Domestik
Market, Pilihan, Terkini Saturday, May 5th, 2012 - 01:28 pmSPC, Jakarta – Meski tiga maskapai internasional telah mengajukan izin mendaratkan pesawat super jumbo A380 ke bandara-bandara di Indonesia, ternyata serta merta ditolak oleh otoritas penerbangan Indonesia.
Tiga maskapai yang pernah mengajukan izin menggunakan A380 dalam penerbangannya dari dan ke Indonesia adalah Singapore Airlines, Lufthansa dan Emirates.
Secara teknis handling operasional penerbangan, memang ada masalah. Seperti diakui Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko, bandara-bandara di Indonesia tidak dirancang untuk melayani pesawat sebesar itu. Memerlukan banyak penyesuaian infrastruktur dan sarana lainnya untuk menunjang kegiatan penerbangannya.
Alasan itu sangat masuk akal mengingat ukuran pesawat itu yang bak raksasa. Lalu, apakah hanya karena alasan teknis semata-mata? Ternyata tidak. Ada masalah ekonomi di balik penolakan itu.
Sumber Suarapengusaha.com di lingkungan otoritas penerbangan, A380 ditolak dioperasikan di wilayah Indonesia karena mempertimbangkan ‘hidup’ maskapai-maskapai domestik.
“Bayangkan, kalau A380 digunakan untuk angkut penumpang dari dan ke Indonesia. Bisa kosong tuh pesawat-pesawat kecil yang hanya mampu muat 100-200-an penumpang. Bisa mati mereka karena penumpangnya diborong semua sama A380,” ujar sumber itu.
Sumber itu menjelaskan, bisa saja infrastruktur disiapkan untuk melayani pesawat itu. Tapi ujung-ujungnya, pemerintah tetap akan mempertimbangkan nasib maskapai-maskapai dalam negeri.
Seperti diketahui, pesawat A380 versi standar memiliki 854 kursi untuk penumpang. Namun, bila di desain menjadi tiga kelas, yakni eksekutif, bisnis dan ekonomi) bisa membawa 525 penumpang. (SPC-15)




























setuju….