Nih Dia ‘Dosa-Dosa’ Dahlan Iskan Versi DPR
Pilihan, Suara Pemerintah, Terkini Friday, April 13th, 2012 - 11:03 am
Dahlan Iskan dengan jargon "The Dream Team" BUMNnya kini sedang dipepet DPR (Foto: bisnis-jabar.com)
SPC, Jakarta – Interpelasi menunggu Menteri BUMN Dahlan Iskan. Apa saja sih dosa Dahlan menurut 38 pengaju interpelasi itu?
Pertama, dengan aturan itu, ada dua Direktur Utama BUMN yang menjabat untuk ketiga kalinya. Itu melanggar Pasal 16 ayat (4) UU No. 19/2003 tentang BUMN yang mengatur masa jabatan direksi maksimal dua periode. Itu terjadi dalam kasus penunjukan Emirsyah Satar sebagai Dirut Garuda Indonesia dan Jusabella Sahea sebagai Dirut PT Pelni.
Kedua, direksi ditunjuk tanpa mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham dan Tim Penilai Akhir (TPA). Hal itu melanggar Pasal 15 dan Pasal 16 UU No. 19/2003 tentang BUMN.
Ketiga, kepmen itu memberikan kewenangan kepada direksi BUMN menjual aset BUMN. Itu melanggar UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara; UU No. 19/2003 tentang BUMN; UU No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara; dan UU No. 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Dalam berbagai aturan itu, penjualan aset BUMN harus melalui persetujuan DPR, Presiden, dan atau Menteri Keuangan, sesuai tingkat kewenangan masing-masing.
Keempat, Dahlan Iskan beberapa kali didesak Komisi VI yang membidangi BUMN untuk mencabut dan membatalkan Kepmen itu. Namun, Dahlan mengabaikannya begitu saja.
Kisruh ini berawal dari terbitnya Keputusan Menteri BUMN No. KEP-236/MBU/2011. Aturan itu mendelegasikan sebagian wewenang menteri BUMN sebagai wakil pemerintah selaku pemegang saham BUMN bisa didelegasikan kepada pejabat eselon I Kementerian BUMN, dewan komisaris, maupun direksi BUMN tanpa melalui RUPS atau mekanisme TPA. (SPC-15)





























“DOSA”nya pak DI cuma 4 aja ??
Klo “DOSA”nya DPR berapa?? mgkn gak kehitung kali ya..
Mgkin Pak DI “menyengsarakan” bbrpa org aja,
Kalo DPR dgn korupnya? mnyengsarakan Jutaan Org Indonesia..
haduh DPR, ketika pemimpin dg kinerja bgus masak hrus dbuang. Alangkah baiknya kalo DPR ini membahas yg lbh memihak pada rakyat. Ntr kalo pemimpin2 dg kinerja bgus ini direkrut perusahaan asing kan sayang juga.
Berkaca dahulu dg kinerja anda bru komen ke kinerja yg lain. Jangan hanya hamburin uang rakyat buat kepentingan golongan.
LANJUTKAN PAK D.I
haduh DPR, ketika pemimpin dg kinerja bgus masak hrus dbuang. Alangkah baiknya kalo DPR ini membahas yg lbh memihak pada rakyat. Ntr kalo pemimpin2 dg kinerja bgus ini direkrut perusahaan asing kan sayang juga.
Duh para anggota DPR dgr yah,itu para dirut BUMN kerjanya bagus makanya masa jabatannya diperpanjang sampe 3x,selagi itu dilakuan untuk memajukan BUMN apa salahnya? Udh urus aja temen2 kalian yg korop,gak ush ngurusin org yg udh bagus kerjanya, DPR sick gak perlu DPR pun negara ini bisa jalan kok,
Klo perusahaan bumn yg dijual byak di korup en ga produktif ya mnding lego drpd jd beban negara..trs aset2 bumn dijual buat kepntingan expansi mah sah2 aja ya pak DI? Maju terus pak.. Interpelasinya salah alamat tuh, sruh pd ngaca en belajar lg tuh anggota dewan yg t’hormatt.. *sick*