Kemhub Akui Besarnya Biaya Komponen Avtur
Suara Pemerintah, Terkini Wednesday, April 4th, 2012 - 11:13 amSPC, Jakarta – Kementerian Perhubungan mengakui besarnya biaya komponen harga bahan bakar (avtur) pesawat di Indonesia. Meski begitu, harga avturnya sendiri diakuinya masih tergolong murah.
“Component cost itu lebih banyak dibanding di luar. Itu tidak ada urusan dengan harga avtur. Componen cost yang ada ini membuat dia jadi mahal,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Herry Bhakti Singayudha Gumay di Jakarta, Selasa (03/4/2012).
Dia menegaskan, harga avturnya sendiri, tidak sebesar nominal harga akhir yang dibayarkan. Kalau dirupiahkan, kata dia, harga avtur masih dalam kisaran Rp 20 ribu per liter.
Sebelumnya, Ketua INACA (Indonesia National Air Carrier Association), Emirsyah Satar mengungkapkan keluhan maskapai-maskapai anggotanya terkait tidak kompetitifnya harga avtur di Indonesia di banding negara tetangga di Asean.
“Beli avtur di Singapura lebih murah dibanding di dalam negeri sendiri. Komponen biaya avtur di sini sangat besar dan itu berpengaruh pada harga avtur sehingga jadi mahal,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia itu.
Sebagai catatan, selama ini penjualan avtur di bandara-bandara di Indonesia, dilayani secara tunggal hanya oleh Pertamina melalui anak usahanya Pertamina Aviation. (SPC-15)





























